Ribuan Guru di Garut, Rencana Mogok Mengajar

GARUT, (KAPOL).- Ribuan guru honorer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)dan Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR) di Kabupaten Garut, akan melakukan aksi besar-besaran mogok mengajar Senin (17/9/2018) lusa, dengan tema “Jihad Guru”.

Hal itu terungkap berdasarkan hasil rapat koordinasi antara pengurus PGRIdan FAGAR di aula Kantor PGRI Jalan Pasundan Garut seusai salat Jumat kemarin.

Ketua PGRI Garut, Mahdar mengatakan, aksi tersebut berkaitan dengan sejumlah tuntutan pihak guru terhadap pemerintah daerah dan pusat.

Diantaranya penerbitan SK Penugasan Bupati bagi guru honorer, revisi Undang-undang ASN, dan aksi protes terhadap anggapan yang dilontarkan Plt. Kadisdik Garut terkait guru Honorer adalah ilegal.

“Kami menuntut SK Tugas atau SK dari Bupati. Karena tidakadanya itu, PPG (non PNS) tidak dapat sertifikasi. Gara-gara tidak ada surat tugas Bupati. Ada 522 orang yang sudah lolos sertifikasi tapi tidak dapat sertifikasi,” katanya.

Selain itu, kata Mahdar, pihak Kabupaten harus menekan pemerintah pusat untuk merevisi Undang-undang ASN. Pasalnya, regulasi CPNS terkait batas usia diatas 35 tahun tak bisa ikut seleksi dinilai tidak adil.

Sedangkan tuntutan yang ketiga, terkait pernyataan Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Jajat Darajat yang menyebutkan guru honorer dianggap ilegal atau tidak sah secara hukum dalam menjalankan tugas sebagai guru, termasuk pengisian rapot murid.

Pernyataan tersebut dinilai tidak pantas dilontarkan pejabat sekelas eselon dua. Hal tersebut karena sangat melukai hati honorer yang telah lama mengabdi.

“Kita akan menekan pak Bupati, lama Plt. Kadisdik Garut tiga bulan. Yaharus konsisten jangan diperpanjang lagi.” ucapnya.

Sementara Ketua FAGAR Garut,Cecep Kurniadi, mengatakan, ribuan guru honorer siap melakukan aksi mogok kerja sejak hari ini (15/9) hingga senin (17/9) mendatang.

Hal tersebut sebagai bentukprotes pihaknya terhadap pernyataan Plt. Kadisdik Garut dan tuntutan penerbitan SK Bupati Garut bagi honorer.

“Makanya para guru honorer se-Kabupaten Garut sepakat untuk mogok kerja besok (hari ini Sabtu) termasuk nanti Senin kita turunke jalan untuk aksi bersama kawan-kawan di PGRI,” katanya.

Cecep menyebutkan, untuk aksi Senin sudah dipersiapkan termasuk titik-titik kumpulnya.

“Ada tiga titik kumpul, dari arah selatan dikonsentarsikan di Jalan Pembangunan depan Mesjid Muhammadiyah, dari arah utara di depan Studio Antares. Dan dari arah Samarang dan sekitarnya di dekat STKIP. Para guru harus berpakaian sopan,” katanya. (Dindin Herdiana)***

Komentari