Rumah Mewah di Kawalu Ini Diduga Jadi Gudang Miras

KAWALU, (KAPOL).- Rumah mewah yang bertingkat dua di kawasan Kampung Rancamaya Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, diduga jadi gudang minuman keras digerebeg Sat Narkoba Polres Tasikmalaya, Senin (16/4/2018) malam sekitar pukul 19.00 wib.

Pemilik rumah memang tidak berbaur dengan warga lainnya. Bahkan rumah tersebut tertutup dengan pagar besi yang cukup tinggi dan banyak anjing penjaga yang sengaja dipelihara pemilik rumah.

Salah seorang tetangga dekat pemilik rumah mewah itu, Asep Burhan (55) mengatakan, rumah mewah itu baru ditempati oleh pemiliknya, Ahid, sekitar 4 bulan yang lalu. Rumah tersebut sangat tertutup. Asalnya pemilik rumah itu warga Padayungan. Mengenai informasi bahwa rumah tersebut dijadikan tempat atau gudang miras, kata Asep, warga mengatahuinya.

Meski tidak setiap hari, namun hari-hari tertentu pada pukul 02-03.00 wib dinihari kerap ada truk keluar masuk rumah mewah itu.  Selain itu, warga tidak ada kekuatan dan takut masuk ke rumah itu untuk mengetahui apa aktifitasnya guna memastikan apa yang diturunkan truk itu. Sebab ada dugaan dibekingi oleh aparat.

“Warga sebetulnya sudah resah dengan keberadaan dan aktifitas di rumah mewah tersebut. Namun warga tidak memiliki kewenangan untuk menegor maupun melarang kegiatan pemilik rumah, meski sudah diketahui dijadikan lokasi penyimpanan miras,” katanya saat ditemui di lokasi.

Sementara Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya Kota, AKP Hanzah Badaru, mengatakan penggerebegan dilakukan Sat Narkoba dan Sat Sabhara atas informasi dari warga yang menyebutkan di rumah tinggal di kawasan Kersamenak Kecamatan Kawalu dan Cieuteung Kecamatan Cihideung ada penimbunan minuman keras.

Dari informasi itu, kata Hamzah, dilakukan penyelidikan dan benar banyak miras di rumah itu. Kemudian petugas melakukan penggerebegan. Dari penggerebegan itu diamankan ratusan miras berbagai merek. Diantaranya, 72 botol miras jenis arak, 72 botol Kilin dan 72 botol bir.

Sementara dalam penggerebegan pemilik tidak berada di lokasi. Di rumah itu hanya pegawai yang sedang jaga. Ditanya apakah penjual merupakan pemain lama, kata Hamzah, pihaknya belum bisa memastikan, sebab pemilik belum diamankan. Akan tetapi identitas pemilik  sudah dikantongi. Pihaknya akan mengembangkannya untuk menangkap pemiliknya.

“Penjual merupakan pemasok di wilayah Kota Tasikmalaya. Miras sendiri disimpan di halaman rumah pemiliknya diduga, miras itu baru turun atau dikirim dari pemasoknya,” katanya saat dilokasi. (Erwin RW)***

Komentari