oleh

Santri Asal Papua Kami Cinta NKRI

TAWANG, (KAPOL).- Sejumlah warga Papua yang berada di Tasikmalaya, berkunjung dan bersilaturahmi ke Makodim 0612 Tasikmalaya, Senin (2/9/2019).

Masyarakat Papua tersebut lebih nyaman dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka sengaja datang untuk menunjukan bahwa mereka cinta NKRI.

Kedatangannya disambut hangat oleh personil dari Kodim. Mereka bercengkrama dengan santai dan penuh kedamaian dan kebahagiaan.

Ketua Etnis Papua Priangan Timur, Maichell Richard W Wayar, S.kom mengatakan, Ia bersama beberapa warga Papua sengaja mendatangi Kodim 0612 Tasikmalaya untuk bersilaturahmi.

Selain itu, pihaknya juga meminta dukungan keamanan kepada pihak TNI khusunya.

Dikatakannya, dirinya beradal dari Sorong Papua. Dikauinya, ia udah berada di Tasikmalaya sudah 24 Tahun dan merada betas di Tasikmalaya.

Sehingga tidak sedikit warga dari Sorong dan Nabire yang diajaknya ke Tasikmalaya dan sekitarnya.

Saat ini, banyak warga Sorong dan Nabire yang mengenyam pendidikan agama di salah satu Ponpes di Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.

“Tidak sedikit warga papua yang menjadi santri di Tasikmalaya,” katanya, saat di Makodim 0612 Tasikmalaya, Senin (2/9/2019).

Dikatakan Maichell, keluarganya masih banyak yang masih domisili di Papua, di Sorong, Nabire dan Manukwari. Menurutnya, kondisi di Papua saat ini sudah mulai kondisi.

“Saya komunikasi dengan keluarga di Sorong melalui telepon seluler, saat ini sudah kondusif. Semoga kondisi di Papua cepat pulih dan tidak ada kejadian lagi,” katanya.

Dia berharap, pemerintah secepatnya mengambil tindakan dan segera menyelesaikan peristiwa yang terjadi di Papua. Jangan sampai terus berlarut-larut, seolah ada pembiaran. Sehingga kondisinya semakin tidak kondusif.

Dia juga mengharapkan situasi kembali normal, sehingga anak-anak bisa kembali belajar, guru bisa teurs mengajar dan kegiatan ekonomi kembali berjalan normal serta apapun bisa seperti semula. “Saya berharap kepada Pemerintah segera memulihkan situasi,” katanya.

Di Priangan Timur sendiri, kata Maichell, ada sebanyak 50 warga Papua. Mereka ada yang sekolah, bekarja dan mesantren. Pihaknya mengajau dan menghimbau kepada saudara-saudaranya yang berada di Papua agar bisa menjaga perdamaian. “Mengharapkan kembali semua aman dan tentaran, damai dan kami Cinta NKRI,” ujarnya. (KP-07)***

Komentar

News Feed