oleh

Semarak Papua Warnai Peringatan Hari Jadi ke-71 Polwan, Polda Jabar

BANDUNG, (KAPOL).- Kamis (5/9/2019) bertempat di Gedung Graha Batununggal Bandung, Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Luly Rudy Sufahriadi menghadiri syukuran Hari Jadi Polwan ke-71 Polwan tahun 2019 Tingkat Polda Jabar.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Wakil ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jabar, Pengurus Bhayangkari se-Daerah Jabar, Pejabat Utama Polda Jabar, Para Kapolres Jajaran Polda Jabar, Pakor Polwan dan Polwan Jajaran Polda Jabar beserta tamu undangan lainnya.

“Pada acara penyerahan bunga tangan, tampak Pakor Polwan AKBP. Dra. Wiwik Indrawati, Aptk.MARS, memakai baju tradisional Papua lengkap dengan hiasan kepalanya,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Sebelumnya, pada pembukaan acara, dinyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi musik angklung ciri khas Jawa Barat, dengan paduan suara Polwan Polda Jabar yang menggunakan Pakaian dinas dengan dilengkapi hiasan kepala tradisional dari Papua.

“Seisi ruangan tampak hikmat dan bersemangan menyanyikan Kebangsaan Indonesia raya,” ucapnya.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi beserta Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ibu Luly Rudy Sufahriadi pada acara tersebut melaksanakan pemotongan tumpeng sebagai simbol Hari Jadi Polwan ke-71 tahun 2019, yang dilanjutkan dengan lomba peragaan busana dinas, dan kebaya yang diikuti oleh perwakilan Polwan dari tiap fungsi dan perwakilan dari satuan kewilayahan.

Penggunaan pakaian adat dari seluruh Indonesia tersebut, sebagai lambang Bhineka tunggal Ika, berbeda suku dan budaya namun tetap satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kapolda Jabar mengajak seluruh Polwan Polda Jabar untuk memanjatkan doa agar situasi di Papua agar aman, damai dan kondusif, karena Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia. Semoga kondisi Indonesia dari Sabang sampai Merauke tetap aman terkendali di bawah naungan NKRI. (KP-09)***

Komentar

News Feed