Seniman Perlu Mempertajam Kelembagaan

Diskusi terfokus para seniman di Gedung Kesenian Tasikmalaya.

Diskusi terfokus para seniman di Gedung Kesenian Tasikmalaya.

TAWANG, (KAPOL) –
Pengelolaan kesenian perlu ditopang manajerial yang baik. Agar bisa mewujudkan potensi seni dan budaya di Kota Tasikmalaya, dari tersembunyi menjadi kenyataan.

Seniman senior pituin Tasikmalaya, Bambang Arayana Sambas memandang penting pengelolaan kesenian yang tertata.

Menurut dia, perlu ada sistem yang memudahkan dan mewadahi setiap aktivitas seniman Kota Tasikmalaya.

“Potensi Seniman harus betul-betul dikelola dengan baik dengan harapan bisa saling membantu dan bergabung untuk keberlangsungan perkembangan seni budaya di kota Tasikmalaya ini,” katanya di sela-sela Gempungan Seniman Kota Tasikmalaya, Kamis malam (12/8/2015).

Ajang yang digelar Dinas Kebudayaan Parawisata Pemuda dan Olahraga (Dibudparpora) Kota Tasikmalaya, di Gedung Kesenian itu dihadiri berbagai pegiat seni.

Kepala Disbudparpora Kota Tasikmalaya, H. Undang Hendiana menuturkan langkah itu sebagai salahsatu upaya pemerintah memfasilitasi pelaku seni di Kota Tasikmalaya.

“Diharapkan bisa meningkatkan kualitas pengetahuan dan informasi,” katanya.

Ihwal pembentukan lembaga, Undang memandang perlu. Seniman bisa lebih terfasilitasi. Tetapi keputusan jadi atau tidaknya membentuk kelembagaan Undang menyerahkan sepenuhnya kepada para seniman.

“Saya mendengar ada pro dan kontra, tapi untuk keputusan saya serahkan, karena mereka harus nyaman dengan keputusan yang mereka spakati,” ucapnya. (Erbe)

Komentari