oleh

Seorang Pria Dianiaya Hingga Tewas

TASIK, (KAPOL).- Seorang pria yang diketahui beridentitas, Hendi Sugihartono (35) warga  Desa cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan tewas akibat dugaan penganiayaan, Jumat (25/10/2019) siang.

Sebelum ditemukan tewas oleh istrinya, korban diketahui dijemput oleh beberapa orang pria dari rumahnya. Korban kemudian menggunakan motor berangkat bersama sejumlah pria yang mengendarai roda empat jenis sedan.

Akan tetapi, setelah berjam jam tidak pulang, istri korban bernama Lia (33) khawatir dan mencari keberadaan suaminya. Ternyata korban sudah sekarat di semak belukar, sebuah lahan kosong yang masih di Desa Cikuya.

“Kakak saya sempat dijemput oleh beberapa orang. Saya gak tau siapa, dia naik motor. Taunya lama tidak pulang sehabis jumatan, istrinya mencari dan menemukan telah tewas berlumuran darah,” ujar Devi, adik kandung korban di kamar mayat RSUD dr Sukarjo Tasikmalaya.

Mendapati korban tewas, sang istri dan adik kandungnya langaung jatuh pingsan. Mereka tidak kuasa menahan kesedihan korban yang sehat bugar awalnya ditemukan tidak bernyawa dengan luka lebam dikepala serta hidung keluarlan darah.

“Ya Alloh kenapa suami saya. Diapain sampai begini,” teriak istri korban sambil memeluk jasad sang suami.

Meski belum dipastikan, namun dugaan sementata penyebab tewasnya korban akibat motif perselingkuhan. Korban dituduh selingkuhi istri kakak pelaku, hingga akhirnya mereka bercerai.

“Kita amankan terduga pelaku. Pengakuannya itu korban telah berselingkuh,” terang Kapolsek Bantarkalong, AKP Iteng.

Sementara itu, polisi sudah mengamankan seorang terduga pelaku untuk dimintai keterangan. Antisipasi hal yang tidak diinginkan pelaku sudah diamankan di Mapolres Tasikmalaya.

“Kami sudah amankan satu terduga pelaku, motif masih didalami yah. Tunggu pemeriksaan menyekuruh,” papar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo Tarigan.

Sementara jasad bapak satu orang anak tersebut masih berada di Kamar Mayat RSUD dr Sukarjo Kota Tasikmalaya menunggu proses otopsi. (KAPOL)***

Komentar

News Feed