Serangan Penyakit Berbasis Lingkungan, Meningkat

TARKI, (KAPOL).-Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Hal ini dikarenakan potensi kemunculan penyakit berbasis lingkungan sangat rentan selama musim hujan.

Kepala Dinkes Kabupaten Garut, Tenny Swara Rifai menyebutkan tingkat kasus serangan penyakit berbasis lingkungan tahun ini meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Iapun menilai hal ini harus mendapatkan perhatian dan penanganan yang lebih baik bahkan yang bersifat kejadian luar biasa (KLB).

Dikatakannya, tingginya curah hujan akhir-akhir ini membuat lingkungan menjadi kurang aman bagi kesehatan akibat berkembangnya bakteri yang bisa menimbulkan bibit-bibit penyakit. Adapun penyakit yang rentan menyerang selama musim hujan di antaranya demam berdarah dengeue (DBD), ISPA, hingga gatal-gatal.

“Tingginya curah hujan bukan hanya berpotensi terjadinya bencana alam seperti longsor, banjir, dan pergerakan tanah. Untuk kesehatan ini juga sangat berpengaruh karena tingkat kerawanan serangan penyakit yang tinggi,” ujar Tenny, Senin (11/2/2019).

Menurut Tenny, meski belum ada laporansecara resmi dari berbagai puskesmas yang tersebar di Garut, akan tetapi dapat dipastikan serangan penyakit berbasis lingkungan seperti DBD cukup tinggi. Awal 2019 ini kasus DBD sudah mencapai 22 kasus yang artinya ada peningatan jika dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dalam menyikapi hal ini, diakui Tenny pihaknya telah melakukan sejumlah langkah baik yang bersifat pencegahan maupun penanganan. Selain kian mengintensifkan sosialisasi atau penyuluhan, secara klinis juga telah dilakukan droping pendisitribusian obat-obatan ke masing-masing puskesmas.

“Kami juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta. Hal ini diharapkan bisa menekan angka kasus serangan penyakit serta adanya penanganan yang cepat dan tepat pada warga yang terlanjur terserang penyakit,” katanya.

Karena serangan penyakit pada musim lebih banyak disebabkan faktor linglungan, maka Tenny mengimbau kepada maayarakat untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu disarankan pula agar memperbanyak mengkomsumsi buah-buahan atau sayuran yang banyak mengandung vitamin C.

“Dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan atau sayuran yang banyak mengandung vitamin C, bisa meningkatkan daya tahan tubuh dari faktor cuaca,” ucap Tenny.(Aep Hendy S)***