Siapa Calon Ketua DPRD Dari Gerindra, Masih Dibahas

SINGAPARNA, (KAPOL).-Kursi Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2019-2024 dipastikan bakal menjadi milik Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Partai berlambang Kepala Burung Garudra ini meraih 9 kursi dalam kontestasi Pemilu 2019.

Raihan tersebut menjadikan Partai Gerindra sebagai pemenang Pemilu 2019 di Kabupaten Tasikmalaya. Sejarah terukir, posisi Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang selama ini hanya menjadi milik PPP harus legowo digeser oleh Partai Gerindra.

Meski demikian, ternyata sejauh ini Partai Gerindra belum menyiapkan siapa nama yang bakal ditunjuk mengisi kursi Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya, Deni Daelani kepada “KAPOL” Senin (24/6/2019) mengatakan sejauh ini belum menentukan nama yang bakal mengisi kursi Ketua DPRD. Setidaknya akan dibahas dalam rapat kepengurusan yang nantinya direkomendasikan ke DPD dan dilanjutkan ke DPP.

Namun biasanya, di partai manapun ‘tradisi’ jabatan kursi Ketua DPRD tersebut diberikan kepada ketua partai. Terlebih ketua partai juga, sebagai peraih suara terbanyak. Meski demikian, sembilan calon DPRD terpilih dinilai potensial untuk mengemban amanat jabatan Ketua DPRD.

“Yang pasti semua potensial. Namun dari sembilan calon terpilih itu ada ketua partai, tentunya secara etika jabatan ketua DPRD oleh ketua partai,” ucapnya.

Menurutnya, pertimbangannya dari sembilan calon terpilih itu ada tidak ketua partai? Kalau tidak ada ketua partai, tentu pilihan kedua yakni sekretaris atau bendahara. Namun jika tidak ada ketiganya, baru mencari kader lain.

Terkait kemungkinan kursi ketua DPRD akan dijabat oleh ketua partai, karena secara struktural jabatan tertinggi di partai. Selain itu sebagai petahana. Pertimbangan lainnya yakni ketua partai mendapatkan suara terbanyak di Partai Gerindra pada saat Pemilu 2019.

“Sudah menjadi ‘tradisi’ jabatan ketua partai menempati kursi unsur pimpinan termasuk Ketua DPRD. Tapi, kalau saja ada caleg terpilih ‘bernafsu’ untuk duduk di kursi ketua, hal wajar menginginkan kursi yang sangat bergengsi itu. Namun harus mempertimbangkan etika juga,” tutur Deni yang juga sebagai Caleg terpilih Partai Gerindra di Dapil 4.

Dikatakan dia, memang Partai Gerindra memiliki pedoman Juklak partai dalam memutuskan. Nantinya rekomendasi dari DPC yang diserahkan ke DPD akan diputuskan DPP. Namun tentunya DPP juga akan mempertimbangkan semua sisi lainnya, ungkapnya. (Ema Rohima)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...