Siapkan 170 Menu, Dapur Kampus Jadi Lokasi Berburu Makanan di Kota Tasik

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Satu lagi tempat kuliner di kota Tasikmalaya yang bisa dijadikan pilihan untuk berburu makanan khas dengan harga terjangkau.

Dapur Kampus yang ada di Jalan Siliwangi Kota Tasikmalaya tepatnya di depan Universitas Siliwangi menyediakan aneka kudapan khas yang bisa dicoba. Ada 170 menu baik tradisional nasional Eropa juga Korea dengan harga antara Rp 6000 sampai Rp 33 ribu.

“Harga makanan yang ada itu fariatif dari mulai Rp 6000 sampai Rp 33 ribu. Makanan Korea 27 ribu bisa untuk tiga orang,” kata Pengelola Dapur Kampus, Harry R Kurnia.

Di lokasi yang awalnya tempat kosan itu terdapat 17 tenant makanan yang masing masing tenant menyiapkan 10 menu. Ada masakan Sunda, Jawa Korea western dan lainya, termasuk juga ada cilok goang dan baso Aci.

Pengelola mengubah tempat kos menjadi tempat makan dengan gaya country. Para pengunjung bisa merasakan sensasi makan di lokasi yang didesain dengan unik layaknya koboi.

“Target awal tamu kami adalah mahasiswa sekitar 70 persen dan umum 30 persen. Namun di awal pembukaan terbalik ternyata umum yang 70 persen dan mahasiswa sisanya,” katanya lagi.

Harry menyebutkan dengan adanya Dapur Kampus tersebut bisa lebih menggeliatkan kuliner di kota Tasikmalaya. Sehingga masyarakat bisa menemukan pilihan baru dengan citarasa yang baru dan berbeda.

Pemilik Dapur Kampus, Mas Aripin mengatakan pihaknya sengaja mengubah tempat kos menjadi tempat makan sebagai bagian dalam upaya mengembangkan Kota Tasikmalaya menjadi kota kuliner.

Lokasinya yang strategis berada di dekat kampus terbesar di Priangan timur itu diharapkan bisa menjadi pilihan baru masyarakat dalam menikmati aneka kuliner dengan harga cukup terjangkau.

“Sambil berjalan kita terus melakukan penataan penataan agar pelanggan bisa nyaman menikmati makanan yang ada,” katanya.

Pembukaan Dapur Kampus sendiri secara resmi dilakukan pada akhir Juni 2019 dengan pemotongan tumpeng. Prosesi pembukaan dihadiri oleh banyak kalangan yang penasaran untuk mencoba menu khas yang ada. (Abdul Latif)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...