oleh

Singaparna Ditentukan Jadi Pintu Tol Bandung -Tasik

TASIK, (KAPOL).- Perkembangan informasi mega proyek jalan Tol Bandung – Tasik – Pangdaran hingga Cilacap nampaknya mulai ada kepastian, selain trase jalan yang nantinya terlewati, juga terkait letak exit tol di setiap Kabupaten/Kota yang dilewatinya.

Diketahui, bila nanti lokasi exit tol untuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya bakal berada di wilayah Desa Cikunten Kecamatan Singaparna, tepatnya tidak akan jauh dari Puskesmas Tinewati – pertigaan Cigalontang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tasikmalaya Yusep Yustisiawandana menuturkan, berdasarkan hasil pembahasan terbaru untuk exit tol proyek jalan bebas hambatan Bandung- Tasik – Cilacap yang segera dibangun bakal melintasi wilayah di Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna.

Keberadaan pintu keluar tol tersebut tentunya bakal berdampak positif pada perkembangan ekonomi dan wisata Kabupaten Tasikmalaya.

“Proyek tol itu nantinya melintasi sejumlah wilayah kabupaten seperti Kecamatan Salawu, Cigalontang, Singaparna Leuwisari. Sementara exit tol-nya berada di sekitar Puskesmas Tinawari Desa Cikunten,” jelas Yusep, Selasa (1/10/2019).

Setelah melewati sebagian Kota Tasikmalaya, ruas tol kembali masuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya lain yakni Kecamatan Manonjaya, Cineam, Karangjaya.

Wilayah Kabupaten Tasikmalaya memang masuk dalam rencana pembangunan segmen 1 tol Bandung-Cilacap.

Diketahui, untuk segmen 1 trase tol Bandung – Cilacap yang proses pembebasan lahanya bakal dimulai tahuh 2020 tersebut dimulai dari Gedebage (Kota Bandung) – Kabupaten Bandung – Garut – Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya. Proyek tersebut langsung dipegang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sedangkan Pemkab Tasikmalaya hanya kebagian menyosialisasikan proyek itu.

Rencananya, proses lelang berlangsung pada Desember 2019 lalu pembebasan tanah April 2020-2022. Untuk proses konstruksi tahap 1 segmen Gedebage-Tasikmalaya berlangsung pada 2022-2024 dengan target awal pengoperasian April 2024.

“Keberadaan exit tol akan berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Yang jelas pasti bisa meningkatkan pendapatan bagi masyarakat, baik ekonomi maupun kunjungan wisata,” ujarnya.

Seperti diketahui, jalan tol Bandung-Cilacap tahap pertama memiliki panjang 95,2 kilometer dengan target beroperasi pada 2024. Sementara tahap dua dengan ruas jalan dari Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran hingga Cilacap memiliki panjang 111 kilometer bakal dimulai 2025. (KAPOL)***

Komentar

News Feed