Sinthia Putri, Caleg Cantik dan Masih Lajang

SINGAPARNA, (KAPOL). –Dari sekitar 150 orang Calon Legislatif perempuan yang bertarung dalam Pemilihan Legislatif Kabupaten Tasikmalaya, terdapat Caleg cantik dan masih lajang. Dia adalah Sinthia Putri, wanita kelahiran Maret 1995 ini menjadi Caleg dari Partai Golongan Karya.

Sinthia yang berasal dari Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya ini, mengaku maju sebagai Caleg di Kabupaten Tasikmalaya Daerah Pemilihan 6 karena berawal dari niatan ingin memperjuangkan rakyat.

Meski statusnya masih mahasiswi dan minim pengalaman di politik, namun tekadnya untuk maju sebagai caleg sangat kuat. Bahkan, dirinya optimis bisa meraih suara terbanyak dan duduk di kursi DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Hal tersebut dibuktikan dengan terus mengalirnya dukungan kepada dirinya.

“Saya ingin membangun daerah agar lebih baik lagi, dari apa yang dirasakan masyarakat,” kata putri dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Erry Purwanto tersebut.

Dia mengaku telah mendapat dukungan dari orang-orang yang berada di wilayah Dapil 6, bahkan dari keluarga, kerabat dan teman sangat mendukungnya. Mereka sangat mendukung dan menginginkan agar dirinya bisa duduk di kursi parlemen.

Dimana mereka khususnya kaum perempuan berharap ada wakil yang bisa memperjuangkan aspirasi untuk ke desa-desa. Ini juga sebagai bentuk keseimbangan, karena harus ada wakil dari perempuan dan memberikan perhatian terhadap kaum perempuan. Mengakomodasi aspirasi dan kebutuhan perempuan diberbagai sektor termasuk dalam kebijakan.

“Memperempuankan perempuan harus oleh perempuan. Sehingga jika nantinya bisa duduk di DPRD mengawal dan mengakomodasi hak-hak perempuan,” tuturnya.

Dicontohkan dia, pasar tradisional yang lebih didominasi kaum perempuan, tapi banyak fasilitas yang tidak memperhatikan kaum perempuan, seperti tempat menyusui. Contoh lainnya, ingin memberikan keterampilan terhadap kaum perempuan sehingga tidak hanya mengadalkan suami. Hal ini juga bisa menjadi pemicu sulitnya ekonomi, karena pendapatan hanya mengandalkan suami, ungkapnya. (Ema Rohima)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...