Supiadin, Ada Desain Pecah Belah Umat Islam

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Ada grand design pecah umat Islam di Indonesia akhir-akhir ini. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, proxy war dan perang asimetris terus terlihat. Tak perlu menggunakan pasukan perang, tapi cukup membuat isu melalui media sosial.

Demikian dikatakan Anggota DPR RI dari Partai Nasdem, Mayjend (Purn) Supiadin Aries Saputra sesuai bersilaturahmi dengan LVRI di Gedung Pepabri Tasikmalaya, Sabtu (10/11/2018).

“Ini yang harus kita sadari. Isu-isu dan hoax supaya kita terpecah. Sudah lah cukup, pahlawan membangun negeri ini dengan berbagai perbedaan. Janganlah perbedaan dengan merasa paling hebat dari yang lain membuat bangsa ini tercerai berai,” katanya.

Ia mengatakan, fanatisme terhadap sesuatu memang memiliki nilai positif. Namun ketika menjadi berlebihan, apapun pun menjadi nilai negatif.

“Makan, tidur, bekerja terlalu berlebihan itu juga tidak bagus. Apalagi fanatisme terhadap sesuatu. Jadi sesuaikan lah pada tempatnya,” katanya.

“Siapapun tidak ingin bangsa ini terpecah belah. Termasuk pahlawan yang memperjuangkan negeri ini. Semestinya kekuatan umat islam hari ini menjadi pelopor pemersatu bangsa, menyelesaikan persoalan dan bukan saling menghujat,” ujar Supiadin menegaskan.

Pahlawan, kata dia, berkorban mengucurkan darah, keringat, harta dan nyawa untuk mempersatukan Indonesia dengan keberagamannya. Sudah saatnya kita sebagai penerus negeri melakukan hal yang sama.
“Orientasinya untuk bangsa dan negeri ini, apakah kita mau mewariskan sifat-sifat berlebihan itu kepada generasi selanjutnya,” katannya. (Inu Bukhari)***

Komentari