Tak Ada Ampun bagi Penimbun Sembako

image

SINGAPARNA, (KAPOL),-
Penimbun barang jangan coba main-main. Kapolres Kab. Tasikmalaya, AKBP. Susnadi, S.ik, M.Si langsung memimpin penyisiran ke Pasar Singaparna, Rabu (26/08/2015).

Inspeksi mendadak itu, menurutnya, menindaklanjuti surat edaran Mabespolri nomor Mak/01/VII/2015 tentang larangan melakukan penimbunan atau penyimpanan pangan dan barang kebutuhan pokok.

Selain sidak pasar yang difokuskan di Pasar Singaparna juga disertai dengan penyebaran dan penempelan surat maklumat di beberapa titik di lokasi pasar Singaparana.

“Sesuai dengan tugas dari mabespolri, selain mengecek ketersediaan barang, hal ini dilakukan agar para pelaku usaha tidak melakukan penimbunan,” ujarnya.

Dia menandaskan akan menindak tegas para penimbun sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku, sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang no: 18 Tahun 2012, pasal 133 tentang pangan, dengan ancaman pidana penjara 7 Tahun atau denda maximal Rp. 100 Milyar dan pasal 107 Undang-Undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, dengan ancaman penjara paling lama 5 Tahun atau denda Rp. 50 Milyar. (Erbe)

Komentari