Tak Kunjung Turun Hujan, Warga Gelar Salat Istisqa

image

TAMANSARI, (KAPOL),-
Dampak kemarau panjang yang melanda Kota Tasikmalaya dan sekitarnya cukup dirasakan warga. Kesulitan air bersih di beberapa tempat tampak terjadi. Ditambah lagi dengan lahan pertanian baik yang gagal panen maupun yang masih terancam gagal.

Warga Kampung Cicantel Kelurahan Mulyasari Kec. Tamansari Kota Tasikmalaya di antaranya. Dampak dari kemarau panjang dirasakan amat menyusahkan warga. Sebab itu mereka berbondong-bondong berkumpul di lapangan kelurahan untuk menggelar shalat Istisqo, Jum’at (18/9/2015) siang usai shalat Jum’at.

Terik matahari yang cukup menyengat tak menyurutkan kekhidmatan warga menggelar shalat Istiaqo. Meski sempat terjadi insiden pingsannya belasan orang yang diduga tak tahan dengan teriknya sang surya, shalat istisqo tetap dilangsungkan.

Ketua MUI Kelurahan Mulyasari, KH. Pipin mengatakan shat Istisqo yang digelar ini bertujuan memohon kepada Tuhan agar rahmatnya yang berupa hujan bisa turun membasahi kelurahan mereka. Pasalnya selama ini, kata Pipin, dampak kemarau panjang sangat dirasakan oleh warga.

“Di sini sudah lama tidak turun hujan,” kata Pipin yang juga tokoh masyarakat Kelurahan Mulyasari itu.

Selain itu, ujar Pipin, melalui media sholat Istisqo ini ia gunakan untuk bermunajat kepada Alloh. Melakukan koreksi atas diri sendiri. Pasalnya, kata Pipin, tidak menutup kemungkinan kemarau panjang ini merupakan peringatan dari Alloh atas dosa-dosa yang telah diperbuat manusia. (Imam Mudofar)

Komentari