Taman Kota Dihiasi Payung Geulis

TAWANG, (KAPOL).- Ratusan warga Kota Tasikmalaya mulai berdatangan dan berkumpul di area Taman Kota, Jumat (12/10/2018) petang.

Warga sengaja datang dan berswafoto untuk sekedar diupload di akun media sosial miliknya maupun dikirim ke grup whatapps.

Pohon payung dari anyaman bambu dan tas raksasa yang tengah dipersiapkan panitia dalam menyambut hari jadi Kota Tasikmalaya ke 17 diburu warga.

Salah seorang warga, Deden (36) mengaku sengaja datang membawa anak dan istrinya untuk melihat pohon payung dan tas raksasa.

Selain itu, dirinya juga ingin melihat persiapan lainnya yang sudah mulai dilakukan oleh panitia dalam perayaan hari ualng tahun Kota Tasikmalaya.

“Sengaja berkunjung ke lokasi Taman Kota untuk jalan-jalan sore, selain tentunya ingin melihat dari dekat persiapan untuk ulang tahun,” katanya.

Diungkapkan Mulyadi (32) salah satu pedagang es lilin keliling, adanya acara ini sangat menguntungkan.

Sebab dirinya bisa meraup penghasilan yang cukup dan tidak usah berkeliling jauh-jauh. Namun hanya berkeliling seputar taman kota bisa mendapatkan pembeli lebih banyak.

Sementara itu, selama pelaksanaan Tasikmalaya October Festival 2018, jalan utama Haji Zaenal Mustofa ( HZ ) ditutup sejak 13  sampai 17 Oktober .

Penutupan dimulai sejak pukul 06 . 00 WIB hingga usai . Bagi warga yang ingin berbelanja di kawasan HZ, bisa mencari jalan alternatif melalui Jalan Pasar Wetan dan Jalan Tentara Pelajar. Kedua jalan itu diberlakukan dua arah .

Selain jalan HZ Mustofa,  jalan Yudanegara mulai kawasan Hotel Horison juga ditutup . Bagi yang mau ke Jalan Yudanegara bisa belok lewat Jalan Galunggung.

Jalan lain yang dilakukan rekayasa Lalin yakni kawasan Jalan Yudanegara , Jalan R. Ikik Wiriadikarta , Jalan Dr. Soekardjo , dan Jalan Otto Iskandardinata saat helaran dan karnaval 14 Oktober 2018 .

Untuk mengatur arus lalin setidaknya ada  215 personel untuk berjaga selama kegiatan TOF. Mereka berjaga bergantian di pos- pos atau titik – titik yang sudah disiapkan.(Erwin RW)***

Komentari