Tanggal 14 Wajib Pasang Bendera, Pedagang Marema

Pedagang bendera tumpah ruah di Alun-alun Singaparna

Pedagang bendera tumpah ruah di Alun-alun Singaparna

SINGAPARNA, (KAPOL) –
Sudah menjadi pemandangan yang lumrah tiap kali bulan Agustus alun-alun Singaparna menjadi destinasi strategis bagi para penjual bendera musiman. Perayaan kemerdekaan Republik Indonesia memang membawa berkah tersendiri bagi para penjual bendera merah putih.

Salah seorang penjual bendera di sekitar alun-alun Singaparna, Furqon Purnawan (31), warga Kampung Cikadu Desa Linggasirna Kec. Leuwisari Kab. Tasikmalaya mengaku sudah berjualan sejak tanggal 5 Agustus 2015 lalu. Dalam satu hari ia bisa meraih penghasilan minimum satu juta rupiah.

“Tapi kotor. Satu juta itu termasuk modal,” kata Furqon saat ditemui Kapol, Rabu (12/8/2015) siang.

Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, kata Furqon, biasanya ia meraih keuntungan bersih sebesar dua juta rupiah dari hasil berjualan bendera selama sekitar dua minggu. Hanya saja, kata Furqon, untuk Agustus tahun ini tidak seramai Agustus tahun-tahun sebelumnya.

“Baru ramai setelah tanggal 10 (Agustus, red) kemarin. Sebelumnya sepi,” kata dia.

Furqon sendiri menjual berbagai macam bendera dengan berbagai ukuran. Mulai umbuh-umbul sampai bendera yang panjang. Dari sekian banyak bendera itu, kata dia, yang paling banyak di minati oleh pembeli.

“Kalau bendera panjang itu biasanya untuk kantor-kantor dinas,” pungkasnya. (Imam Mudofar)

Komentari