Tanpa Tanda Khusus, Alat Peraga Kampanye Calon Rentan Digandakan

image

PANGANDARAN, (KAPOL).-
Dibatasinya jumlah dan tempat pemasangan alat peraga kampanye calon menimbulkan persoalan baru. Baligo, umbul-umbul dan spanduk yang dibuat KPU Ciamis sebagai penyelenggara Pilkada Kabupaten Pamgandaran 2015 itu rentan diduplikat atau diganda.

Tanpa adanya tanda khusus yang bisa membedakan mana yang asli atau palsu menjadi penyebab. Sehingga dimungkinkan banyak alat peraga terpasang diluar ketentuan.

Aktivis Kaukus Muda Pangandaran (KMP), Dede Ihsan Rifa’i menghawatirkan tidak adanya tanda khusus seperti logo KPU di alat peraga tersebut. Masyarakat tidak akan mengetahui mana alat peraga asli atau palsu karena secara tempat pemasangan juga tidak tahu persis dimana yang ditentukan.

“Bisa saja paslon menggandakan, karena alat peraga yang dicetak KPU tidak memiliki ciri khusus,” kata Dede, Sabtu (29/8/2015).

Ketua KPU Ciamis Kikim Tarkim meyakinkan semua desigen alat peraga yang sudah terpasang berasal dari tim sukses paslon. KPU pun tidak harus mencantumkan logo karena kewenangan di tim paslon.

“KPU hanya mencetak, berdasar pesanan paslon. Kalau digandakan ya bisa saja tapi tergantung paslonnya. Mudah-mudahan tidak terjadi karena dapat diketahui dari tempat pemasangan,” ujar Kikim. (Jani Noor)***

JANI NOOR/”KP”
Alat Peraga Kampanye ini rentan diganda karena tanpa ciri khusus, semisal adanya logo KPU.*

Komentari