Taspen Ajak ASN Yang Akan Pensiun Berwirausaha

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Pensiun menjadi puncak dari perjalanan tugas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Meski begitu, tidak berarti ASN yang sudah pensiun tidak produktif. Sebaiknya rencana ke arah itu dipikirkan menjelang BUP, bahkan ASN yang sudah purnatugaspun masih bisa membuka usaha sebagai nilai tambah di samping dana pensiunan yang ia terima secara rutin.

Hal itu dibahas dalam sosialisasi program wirausaha bagi ASN yang akan mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) yang diselenggarakan PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Tasikmalaya di Hotel Grand Metro Tasikmalaya, Jala HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Rabu (13/3/2019).

Dalam kesempatan itu hadir Komisaris Utama PT. Taspen (Persero) Franky Sibarani dan Kepala Cabang PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Tasikmalaya Labuan Nababan. Sosialisasi tersebut diadakan dalam rangka membangkitkan semangat dan motivasi berwirausaha para ASN dalam mempersiapkan masa purnatugas sehingga dapat terus berkarya, mandiri dan sejahtera di masa purnatugas.

Taspen senantiasa memberikan pelayanan melebihi harapan kepada pesertanya pada masa aktif dan pensiun, serta terus meningkatkan kemudahan pelayanan kepada peserta dengan berbagai inovasi. Kini saatnya Taspen ingin turut serta mewujudkan impian pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan ASN dan pensiunan melalui pelatihan wirausaha.

Sosialisasi tersebut dihadiri lebih kurang 250 ASN dari Priangan timur yang menjelang BUP pada 1 – 3 tahun mendatang. Dalam kesempatan yang sama turut dihadirkan ASN yang aktif maupun yang sudah pensiun, yang sukses dalam berwirausaha.

Para ASN yang sukses tersebut menekuni berbagai bidang usaha, di antaranya ASN yang memiliki usaha budidaya jamur yang kini pasokannya hingga Malaysia, ASN yang memiliki usaha burung muray yang mana per panennya lebih kurang Rp 20 juta per bulan, hingga testimoni ASN yang mengisi masa pensiun dengan membuka usaha budidaya lele hingga berkembang dan kini memiliki cabang ternak hingga Bogor.

Para pengusaha yang dulunya membaktikan diri sebagai ASN tersebut berbagi pengalaman tentang awal mula membangun usahanya, hingga kini menikmati hasilnya. Sehingga, di samping ia memiliki dana pensiun rutin setiap bulan, ASN yang memiliki usaha tersebut lebih produktif dan memiliki penghasilan tambahan dari hasil usahanya tersebut.

Ajang berbagi pengalaman tersebut sengaja dihadirkan PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Tasikmalaya untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada para ASN yang sebentar lagi memasuki masa BUP. Sekalipun ia tidak lagi bekerja sebagai ASN, namun ia masih bisa tetap produktif sebagai pengusaha.

Seperti dikatakan Kepala Taspen Kota Tasikmalaya, Labuan Nababan, dunia usaha menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan seluruh ASN untuk tetap produktif di masa purnatugas. Para ASN bisa mencoba mengawali langkahnya dalam dunia usaha pada masa 1 – 3 tahun menjelang BUP. Bahkan, PT. Taspen (Persero) bekerjasama dengan mitra bank yang menyalurkan pensiun dapat memberikan pendampingan bagi calon pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), salah satunya adalah Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap).

“Ini artinya bekerja atau usaha tidak mengenal usia. Walaupun sudah usia pensiun, namun itu tidak menjadi halangan bagi ASN untuk tetap produktif. Setiap bulannya kan sudah pasti dapat (dana pensiun). Tapi kan mungkin dia bisa saja memiliki hal-hal lainnya (yang perlu pembiayaan), mungkin masih memiliki anak yang belum selesai belajar, atau sebagainya. Ini jadi nilai tambah lah. Nah, kalau bisa ASN memulainya dari sekarang, sebelum pensiun atau menjelang BUP,” tuturnya. (Aji MF)***

Diskusikan di Facebook