Tenaga Kerja Pembantu KPU Sumedang Ada Orang Parpol ?

 

SUMEDANG, (KAPOL).- Kabar keberadaan tenaga kerja pembantu KPU Sumedang yang merupakan kader dan pengurus partai politik, menuai perhatian publik.

Hal itu jika benar, dikhawatirkan penyelenggaraan pemilu 2018 di Sumedang tak berjalan dengan baik, hingga berujung tak transparan.

“Benar, tersiar kabar ada tenaga tenaga pembantu di KPU Sumedang, dari orang parpol,” kata warga yang enggan identitasnya disebutkan, Kamis (11/1/2018).

Diharapkan, kata dia, semua pihak ikut mengoreksi kebenaran kabar tersebut, agar kinerja KPU Sumedang lebih baik.

Ketua KPU Sumedang, Hersa Santosa membenarkan jika ada beberapa orang parpol yang sebelumnya melamar menjadi tenaga kerja pembantu KPU.

“Benar, ada beberapa orang pelamar tenaga pembantu KPU, yang diketahui kader dan pengurus parpol. Menekan persoalan, kita meminta pernyataan dari yang bersangkutan dan pihak parpol sebagai upaya meraih kepastian,” katanya.

Setelah dimintai surat pernyataan, kata dia, mereka pun akhirnya secara sendirinya mundur atau mengurungkan niat menjadi tenaga kerja pembantu di KPU.

Dikatakan, di KPU Sumedang, kata dia, terdapat 32 tenaga kerja pembantu yang diantaranya PNS dan non PNS.

“Yang jelas, pelamar tenaga pembantu yang orang parpol, sejak awal pun sudah mundur secara sendirinya,” kata Hersa kepada KAPOL (Grup Pikiran Rakyat) di Jatinangor.

Kiprah tenaga pembantu itu, kata dia, untuk kelancaran kerja KPU terutama dalam mengurus administrasi. (Azis Abdullah)***

Komentari