oleh

Tenda Pilkades Roboh Tersapu Angin

TASIK, (KAPOL).- Insiden memilukan terjadi pada saat pelaksanaan pencoblosan pemilihan kepala desa (Pilkades) di lapangan Desa Singaparna Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (24/10/2019).

Tenda utama yang diperuntukan sebagai lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) tiba-tiba ambruk setelah diterjang angin kencang.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 11.00 wib sempat membuat masyarakat panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Pasalnya waktu itu, situasi di lokasi sedang penuh riuh masyarakat yang datang mengantri guna memberikan hak suaranya di Pilkades.

Tiupan angin kencang yang terjadi kurang dari satu menit tersebut langsung memporak-porandakan tenda yang telah dipersiapkan panitia sejak semalam sebelumnya.

Beruntung kejadian tidak sampai menimbulkan korban jiwa, meski diketahui ada satu orang warga yang hendak mencoblos shot dan jatuh pingsan insiden tersebut.

Dirinya pun dibawa ke puskesmas setempat guna menjalani petawatan medis.

Sementara itu, proses pencoblosan Pilkades sempat tertunda beberapa saat karena bilik suara dan perlengkapan di TPS sempat berterbangan.

Panitia pelaksaan Pilkades Desa Singaparna akhirnya terpaksa memindahka proses pencoblosan dilapangan terbuka tanpa tenda.

“Tadi warga langsung berlarian karena panik, kejadiannya hanya sekitar satu menit saja, angin kencang datang tiba-tiba dan menyapu tenda TPS. Padahal didalam tenda sedang dipadati oleh para pemilih yang akan mencoblos,” ujar Ketua Panitia Pilkades Desa Singaparna, Maman Sutarman, di lokasi pencoblosan.

Maman menambahkan, karena tenda roboh yang tidak mungkin dipakai kembali, pihak panitia akhirnya berembug dengan lima calon kades, BPD dan keamanan untuk memindahkan lokasi.

Dari hasil musyawarah itu, akhirnya disepakti untuk memindahkan tps ke tempat yang dirasa aman meskipun tanda tenda penutup.

Selain itu, panitia juga menambah waktu pelaksaan dari semula berakhir pada pukul 13.00 WIb menjadi pukul 13.30 WIB.

Ditemui ditempat yang sama, Camat Singaparna Kusnanto menuturkan, dirinya mengaku kaget dengan kejadian alam yang menimpa TPS desa Singaparna.

Beruntung berkat kesigapan semua pihak, proses pelaksaan pemungutan suara tidak terganggu. Masyarakat tetap bisa menyalurkan pilihannya, meski lokasinya dipindah secara darurat dan tanpa tenda penutup.

Walau panas terik matahari siang itu, namun tidak menyurutkan antusiasme warga dalam melaksanakan hak pilihnya.

“Sejauh ini pelaksaan Pilkades di empat desa di Kecamatan Singaparna berjalan dengan aman. Hanya tadi ada insiden sedikit di Desa Singaparna, tapi tidak sampai menggangu jalannya pencoblosan,” ujar Kusnanto. (KAPOL)***

Komentar

News Feed