Terganggu Proyek Tol Cisumdawu, Ratusan Warga Margaluyu Terancam Kesulitan Air Bersih

TANJUNGSARI, (KAPOL).- Pembangunan Tol Cisumdawu di wilayah Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari dinilai mengganggu sumber air untuk ratusan pemanfaat warga setempat.

Sekira lebih dari ratusan kepala keluarga (KK) di Dusun Jelekong Desa Margaluyu, menjadi pemanfaat sumber air tersebut.

Kini, mereka mengeluh akibat air tak mengalir secara optimal dan menjadi keruh.

Imbasnya, air tersebut tak bisa dimanfaatkan lagi untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal itu, dibenarkan tokoh masyarakat di Desa Margaluyu H. Mamad kepada KAPOL, Minggu (11/11).

“Benar, warga kami mengeluh akibat air untuk kebutuhan sehari-hari menjadi keruh dan tak bisa dimanfaatkan setelah ada aktivitas pembangunan tol,” ujarnya, didampingi tokoh agama, D. Khoerul Fallah.

Menurutnya, warga berencana protes ke pihak rekanan Satker Tol Cisumdawu yakni PT Adhi Karya.

Hal itu, sebagai upaya mengurai persoalan yang dialami warga di Dusun Jelekong Desa Margaluyu terkait kebutuhan air bersih.

“Ya, kami berharap ada perhatian serius dari pihak pengembang, agar warga tak resah dan terancam tak bisa meraih pasokan air bersih,” ucapnya.

Sebelumnya, perwakilan PT Adhi Karya, Sihono mengaku akan nemfasilitasi berbagai aspirasi warga yang terkena dampak pembangunan tol.

“Berbagai aspirasi warga, akan kami sampaikan ke pimpinan agar secepatnya ada solusi,” ujar Sihono.

Terpantau, air bersih yang bermuara dari lokasi tersebut, dimanfaatkan sejumlah santri di Pondok Pesantren Miftahul Hasanah di Desa Sukarapih, Kec. Sukasari. (Devi Supriyadi)***

Komentari