Tiga Pelajar Over Dosis Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

INDIHIANG, (KAPOL).- Tiga orang pelajar over dosis diduga ketiganya keracunan minuman keras usai gelar pesta miras.

Dua orang di antaranya meninggal dunia usai dilakukan perawatan medis sementara yang lainnya mengalami kritis.

Nasib tragis yang menimpa ADM (16) pelajar asal Sindang Kasih Ciamis membuat keluarga bersedih. Pasalnya, ADM mengalami kritis saat dibawa ke Rumah Sakit Jasa Kartini.

Korban mengalami kejang-kejang dan muntah-muntah hingga korban tak sadarkan diri. Dugaan sementara ADM over dosis akibat menenggak minuman keras oplosan.

Berdasarkan keterangan keluarga ADM, Toni Apriantono, bahwa keponakannya sempat minum-minuman keras bersama dua temannya di kawasan Leuwidahu Kota Tasikmalaya.

Tragisnya lagi, kata Toni yang merupakan paman ADM, salah seorang teman keponakannya berinisial AR meninggal dunia pada kemarin malam atau Jumat (14/9/2018) malam.

Nyawa AR yang diketahui merupakan warga Indihiang Kota Tasikmalaya tersebut tak bisa tertolong setelah dilakukan tindakan medis.

“Ponakan saya, saat itu sedang liburan sekolah. Di sekolahnya, sebetulnya mondok seperti di pesantren. Hanya saja karena libur ponakan saya dijemput oleh temannya WD. Tahu-tahu ada telpon ponakan saya dibawa ke ke rumah sakit,” katanya, Sabtu (15/9/2018).

Dikatakannya, hingga sekarang kondisi keponakannya itu masih kritis. Kata dokter, lanjut Toni, ponakannya sudah keracunan sampai empedu. Disinyalir minum miras oplosan.

“Ponakan saya bertiga dengan temannya. Ada yang meninggal temannya AR tadi malam sekitar jam tujuh. Ponakan saya juga masih kritis. Ponakan saya melakukan minum-minumnya dirumah temannya WD di kawasan Leuwidahu,” katanya.

Namun akhirnya ADM, tidak bisa bertahan. Menyusul temannya AR. Meninggal setelah melalui perawatan medis.

Sementara satu korban lagi berinisial WL kondisinya tidak begitu kritis. Hingga saat ini belum diketahui minuman apa dan jenisnya yang diminumnya. (Erwin RW)***

Komentari