Tujuh Calon TKW Asal Garut Dipulangkan

GARUT, (KAPOL).- Sebanyak 7 calon tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Garut diamankan tim gabungan Kementrian Tenaga Kerja RI dan Imigrasi pusat.

Mereka terjaring razia bersama puluhan calon TKW lainnya dari berbagai daerah di salah satu tempat penampungan tenaga kerja ilegal di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Prihatin (35) nama samaran, salah seorang calon TKW asal Kecamatan Samarang mengatakan, kurang dari sebulan berada di perusahaan penyalur tenaga kerja tersebut.

Ia mengaku, berada di tempat itu sedang mengadakan pelatihan dan medikal kesehatan.

“Rencananya bulan depan saya dan calon tenaga kerja lainnya akan diberangkan ke Malaysia. Saya dan rekan rekan masih ditampung dan mengikuti pelatihan tapi keburu kena razia. Karena perusahaannya ilegal,” kata Prihatin seusai menandatangani berita acara penyerahan dari Disnaker Garut ke pihak Keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Garut, Rd. Tedi mengatakan, ke tujuh calon tenaga kerja wanita itu berasal dari Kecamatan Cibalong, Pameungpeuk, Samarang, Cilawu, Garut Kota, dan Kecamatan Wanaraja.

Menurut Tedi, rencananya mereka akan ditempatkan di sejumlah negara tujuan.

“Namun sebelum diberangkan keburu terkena razia oleh tim gabungan dari Kementrian Tenaga Kerja dan Imigrasi. Karena setelah diperiksa perusahaan yang menampung mereka tidak memiliki dokumen resmi alias ilegal. Mereka ada dua kelompok, pertama calon tenaga kerja yang langsung diamankan oleh Disnaker, dan lainnya kelompok umum yang diamankan pihak kepolisian,” kata Tedi di kantornya.

Ia menuturkan, calon TKW yang terjaring razia di Jakarta itu, bukan hanya dari Garut saja melainkan dari beberapa daerah. Dan mereka bisa berada di Perusahaan itu melalui agen pencari kerja.

“Sebagimana prosedur mereka harus diserahkan ke pihak keluarga dan harus diketahui pihak desa dan kecamatan,” kata Tedi. (Dindin Herdiana)***

Diskusikan di Facebook