oleh

Tularkan Kepedulian Lingkungan, Srikandi Sungai Kab Tasik, Gelar Pelatihan Sekolah Sungai

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Untuk membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sungai, Srikandi Sungai Kabupaten Tasikmalaya menggelar Pelatihan Sekolah Sungai.

Pelatihan yang diikuti oleh para siswa , karang taruna desa dan juga kaum hawa itu dilaksanakan di Aula gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (Plut) di Kadipaten Kamis (10/10/2019).

Ketua Srikandi Sungai, Tjitjih Kurniasih mengatakan Srikandi Sungai sebuah komunitas untuk mewadahi para ibu dan kaum wanita yang memiliki potensi untuk ikut memelihara lingkungan utamanya sungai.

Kaum ibu kata dia terus di edukasi untuk bisa mengelola sampah dari mulai lingkungan rumah tangga.

Karena sejauh ini kaum ibu yang paling besar menyumbang sampai di lingkungan keluarga. Sehingga kaum ibu harus terus diedukasi untuk mengelola sampah dari lingkungan keluarga.

“Bayangkan kalau satu ibu bisa mengedukasi ibu ibu lainya maka bisa dibayangkan berapa banyak sampah yang bisa dikelola dari rumah tangga dan ini akan berpengaruh besar terhadap masalah sampah,” katanya.

Ia juga menyebutkan masyarakat masih banyak yang memiliki kebiasaan membuang sampah ke aliran sungai.

Dengan adanya Srikandi Sungai ini diharapkan bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai.

Srikandi Sungai sendiri saat ini sudah memiliki banyak anggota yang tersebar di kecamatan Ciawi Kadipaten dan Kecantikan Pagerageung khusus kaum ibu-ibu.

Dan pasukan ini siap bergerak untuk ikut melestarikan wilayah sungai di kabupaten Tasikmalaya.

Camat Kadipaten, Asep Nurtjahyo mengatakan kondisi sungai saat ini sangat memprihatikan bahkan rumah tangga membuang sampah ke sungai utamanya di wilayah Tasik Utara.

Hulu sungainua sudah banyak yang memprihatikan karena adanya alih fungsi lahan dan ke hilirnya berpengaruh di tambah dengan masih banyaknya warga yang membuang sampah ke sungai.

Dan ini perlu edukasi agar masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan.

“Kepedulian komunitas sangat kita harapkan untuk kelestarian lingkungan di sekitar kita. Kalau sungai terawat dan bersih insyaallah sedap dipandang mata. Dan nanti kita akan mewarisi mata air yang terjaga,” katanya.

Ia berharap Srikandi Sungai terus bergerak untuk kelestarian lingkungan demi terpelihara lingkungan dan terjaganya sumber mata air dan bisa mewarisi lingkungan bersih bagi generasi yang akan datang.

“Kita harus peduli terhadap lingkungan supaya lingkungan kita terjaga,” ujarnya.

Camat Ciawi, Asep Suhendar sangat mengharapkan tidak hanya kegiatan pelatihan tetapi ada tindak lanjut untuk terus bergerak melestarikan lingkungan alam agar lestari.

Menaman pohon itu bagian dari ibadah yang tidak hanya bisa dinikmati buahnya tetapi juga bisa dirasakan manfaatnya oleh mahluk hidup dan ganjarannya bisa mengalir bagi yang menanam pohon itu sendiri.

“Hasil latihan ini dilaksanakan dengan ramai ramai menanam maka bisa dibayangkan akan banyak tanaman yang tumbuh subur dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan makhluk hidup lainya,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut para peserta diberi pencerahan seputar pemeliharaan lingkungan dari Bah Asep Hidayat yang sudah malang melintang melakukan kegiatan melestarikan lingkungan dan sudah menjadi pembicara nasional bidang lingkungan. Juga para pemateri lainya.

Selain itu para peserta juga akan melakukan aksi nyata dengan terjun langsung membersihkan lingkungan sungai pada Ahad (13/10/2019) dengan gerakan bersih sungai. (KP-03)***

Komentar

News Feed