IKLAN
LINIMASA

Ulah Pedagang Abate “Maksa”, Bikin Resah Warga

CIAMIS, (KAPOL).- Ulah oknum pedagang abate di Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing membuat geram dan muak masyarakat setempat.

Pasalnya, para penjual abate kerap memaksa masyarakat untuk membeli barang daganganya.

Hal itu, jelas meresahkan masyarakat, apalagi para pedagang tersebut tidak mengindahkan etika, dan kerap masuk ke rumah warga tanpa seizin pemilik.

“Saya sudah muak dengan bualan penjual abate, hampir setiap hari ada penjual abate ke lingkungan kami di dusun Guha desa Handapherang, kami merasa resah dan tidak nyaman,” kata Pipih (42) warga Guha RT 19 RW 08 desa Handapherang Rabu (15/11/2017).

Kata dia, warga sebenarnya sudah tahu pedagang abate bukan petugas kesehatan baik dari Dinas Kesehatan ataupun Puskesmas.

“Kita warga suka menolak karena tahu pedagang abate itu ilegal, namun tetap suka maksa, ini yang kami tidak suka. Dan lucunya kalau tidak dibeli, pulang pun mereka tak mengucap salam, orang macam apa itu,” kesalnya.

Hal yang sama dikatakan Dede Iyan (36). Pihaknya meminta petugas baik dari pemerintah desa ataupun pihak Dinas Kesehatan menindak tegas oknum penjual abate tersebut.

“Penjual abate memang saat ini jadi musuh masyarakat, betapa tidak kalau datang ke rumah suka masuk tanpa ijin, kalau terus seperti ini kita masyarakat sendiri yang akan bertindak tegas,” ujarnya.

Tiada ampun bagi penjual abate. Menurut Iyan, yang resah itu adalah kaum perempuan yang berada di rumah sedangkan suaminya kerja. “Kan kalau perempuan tidak bisa berbuat apa-apa, beda kalau ada lelaki bisa diusir paksa,” kata Dede.

Dede Iyan menyebut, hampir setiap hari pedagang abate silih berganti masuk ke perkampungan Guha desa Handapherang. Dari beberapa kasus, tidak sedikit pedagang abate yang bertindak kriminal seperti mencuri barang milik warga.

“Bisa dibayangkan betapa menjengkelkanya tukang abate, kalau misal datang ke rumah dan penghuninya sedang keluar, itu rumahnya dikelilingi dari mulai depan, pinggir sampai dapur, betapa tidak sopanya oknum-oknum kurang ajar itu, seperti maling saja,” ujarnya. (Jujang)***

Komentari

IKLAN
IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab: AS Wibowo
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top