UMK Tasik Diusulkan Naik 8 Persen

TASIKMALAYA, (KAPOL).-Dewan Pengupahan Kota Tasikmalaya menetapkan usulan besaran UMK tahun 2019 Rp 2.086.529. Terdapat kenaikan 8,03% dari tahun 2018 yakni Rp 1.931.435.

“Kami usulkan ke pak wali kota untuk membuat rekomendasi kepada Gubernur Jawa Barat untuk penetapan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Rahmat Mahmuda.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Tasikmalaya, Yuhendra Effendi mengatakan, serikat buruh sebenarnya melebihi dari itu. Namun penentuan upah sudah terikat pada peraturan pemerintah dimana tergantung laju perekonomian dan tingkat inflasi.

“Kita berikan syarat, pekerja mendapatkan upah sesuai UMK. Pasalnya belum seluruh perusahaan belum melakukan kewajiban tersebut termasuk skala upah sesuai dengan masa kerja,” katanya.

“UMK itu kan untuk ukuran lajang. Bagaimana dengan yang sudah belasan bahkan puluhan tahun, seharusnya ada skala pengupahan. Jika komitmen itu dapat dilakukan bersama-sama dengan pemegang kebijakan, kita ikut usulkan (UMK). Tadi juga dengan dinas sudah sepakat. Setidaknya skala upah itu bisa mengangkat kesejahteraan pekerja,” katanya menegaskan. (Inu Bukhari).***

Komentari