Untuk Wakil Bupati, PAN Tunjuk Deni R Sagara

TASIKMALAYA, (KAPOL).-Teka-teki siapa yang akan ditunjuk Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mengisi posisi Wakil Bupati Tasikmalaya kini terjawab sudah.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN secara resmi menunjuk Deni R Sagara untuk mengisi posisi Wakil Bupati Tasikmalaya yang saat ini kosong dan harus segera diisi.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Ketua Bidang Organisasi dan Pilkada DPP PAN, Yandri Susanto, saat bersilaturahmi dengan pengurus PAN di Tasikmalaya akhir pekan ini.

“DPP dan DPW PAN Jawa Barat, sudah sepakat bulat bulat bulat mendukung saudaraku Deni R Sagara dimajukan untuk mengisi calon wakil bupati untuk sisa waktu yang ada,” kata Yandri yang juga sebagai Sekretaris Fraksi PAN DPR RI di Kota Tasikmalaya.

Untuk SK mengenai pengisian Wakil Bupati Tasikmalaya itu kata dia, akan segera diberikan dalam waktu dekat ini. Sehingga pengisian wakil bupati bisa segera diproses melalui mekanisme yang ada di daerah.

Yandri menegaskan, DPP PAN menetapkan Deni R Sagara bukan tanpa alasan yang jelas. Kata dia Deni merupakan sosok yang mumpuni untuk mengisi posisi wakil bupati karena memiliki rekam jejak yang baik.

“Rekam jejak saudaraku Deni R Sagara tidak meragukan lagi. Sebagai kader PAN tulen Deni sudah banyak bekerja untuk masyarakat Tasikmalaya. Dan dari sisi yang dibutuhkan Kabupaten Tasik ada di saudaraku Deni. Dari sisi apapun saudaraku Deni sudah memenuhi syarat,” tegasnya.

Ia meminta semua kader dan simpatisan PAN supaya mendoakan agar apa yang dilakukan oleh partai untuk Kabupaten Tasikmalaya ini bisa berjalan lancar dan menjadi kebaikan bagi masyarakat banyak.

BACA JUGA: Pengisian Wabup, PKS Siapkan Tetep Abdul Latif

Yandri meminta DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya untuk mengamankan keputusan Partai dan mensosialisasikan kepada kader dan simpatisan PAN, serta mendoakan agar proses politik di Kab Tasikmalaya sesuai dengan apa yang diharapkan oleh PAN, utamanya dalam mengisi kekosongan wakil bupati.

“Kami juga meminta saudaraku Deni untuk meminta doa kepada para ulama, berkoordinasi dengan partai politik di DPRD, Partai pengusung dan tokoh masyarakat, sehingga mandat dari DPP PAN bisa dipahami, didengar dan direstui oleh semua kalangan masyarakat kabupaten Tasikmalaya,” katanya.

Yandri mengharapkan sebelum pemilu 2019 ini, proses pengisian wakil bupati bisa selesai. Dan itu menjadi opsi yang paling baik bagi semua partai politik di Kabupaten Tasik, karena jika persoalan ini selesai bisa sama sama menghadapi pemilu 2019.

“Tasikmalaya itu sangat luas dan besar untuk melayani masyarakat yang jumlahnya sangat banyak itu tidak bisa dilakukan hanya oleh satu orang. Dan saya sangat yakin PDIP juga ingin posisi wakil segera diisi. Semakin cepat itu semakin baik untuk masyarakat Tasikmalaya,” katanya.

Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya, Daud Rifai mengatakannya pihaknya akan terus mengawal apa yang sudah menjadi keputusan DPP. Semua kader di daerah wajib solid dan tunduk terhadap keputusan partai di tingkat pusat.

“Amanat ini akan kami kawal terus. Kami akan melakukan komunikasi dengan partai politik di kabupaten Tasikmalaya dan juga partai pengusung pasangan Uu-Ade termasuk juga komunikasi dengan tokoh masyarakat,” katanya.

Sehingga apa yang sudah menjadi keputusan partai ini bisa dipahami oleh seluruh elemen masyarakat di Kabupatn Tasikmalaya dan berdampak pada peningkatan  pelayanan kepada masyarakat jauh lebih baik lagi.

Sementara itu, Ketua BM PAN Jawa Barat, yang mendapat tugas mengisi kekosongan wakil Bupati Tasikmalaya, Deni Ramdani Sagara menyambut baik apa yang sudah menjadi keputusan partai. Pihaknya mengaku siap menjalankan amanat yang sudah diberikan dan tidak bisa menolaknya.

“Ini amanat yang sangat berat, dan saya yakin apa yang terjadi hari ini sudah ada dalam garis kekuasaan Allah. Saya siap membantu Bupati Tasikmalaya untuk melayani masyarakat agar Pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya lebih baik dan lebih maju lagi,” katanya.

Deni juga mengatakan pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan semua elemen masyarakat baik itu dengan partai politik, tokoh masyarakat, alim ulama agar terjadi hubungan yang harmonis dan Kabupaten Tasikmalaya mengalami percepatan yang luar bisa disemua lini.

Sementara itu, proses pemilihan wakil Bupati Tasikmalaya dilakukan oleh DPRD setelah sebelumnya Bupati Tasikmalaya mengusulkan dua nama untuk menjadi pendampingnya. DPRD kemudian membentuk panitia seleksi dan kemudian hasilnya diajukan ke rapat paripurna DPRD. Dan kemudian disampaikan ke Gubernur untuk kemudian dilakukan pelantikan.

Saat ini sudah ada dua nama calon wakil bupati dari dua partai pengusung yakni dari PKS H Tetep Abdul Latif dan satu lagi dari PAN Deni R Sagara. Dua nama tersebut yang akan diusulkan oleh Bupati Tasikmalaya untuk dibahas oleh DPRD. (Abdul Latif)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...