Uu Saepudin Jadi Penjabat Sekda Garut

GARUT, (KAPOL).- Sudah diduga sebelumnya Kadis PUPR Kab. Garut, Uu Saepudin akan menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Garut hingga usai Pilkada.

Bupati Garut, Rudy Gunawan menegaskan Penunjukan Uu Saepudin sebagai pelaksana
tugas (Plt) Sekda itu didasarkan pada Surat Keputusan Pemprov Jabar yang telah menetapkan mantan Kadis SDAP itu sebagai Penjabat Sekda Garut.

“Begini Plt Sekda itu akan diisi oleh Pak Uu. Sebab rekomendasi dari Gubernur. Hari ini sudah
turun kepada Pak Uu. Bukan Plt, tapi Penjabat, SK nya itu Penjabat. Hari ini surat sudah diajukan ke Mendagri,” kata Bupati, Jumat (12/1/2018).

Akan tetapi, lanjut Bupati, sebelum ada persetujuan dari Mendagri, demi kelancaran jalannya
pemerintahan maka akan ditunjuk pelaksana tugas (Plt) dulu.

“Plt seksa itu saya juga menunjuk ke Pak Uu,” kata Bupati.

Adapun kriteria penilaian calon Plt,
atau Penjabat Sekda itu, ungkap Bupati adalah lamanya bekerja sebgai PNS di Pemda Garut, dan lamanya menjabat sebagai kepala dinas.

“Calon pengisi Sekda itu dilihat dari lamanya bekerja, lamanya jadi kepala dinas minimal 10 tahun.
Kemarin ada tiga orang yang paling senior, yaitu Pak Uu, Pak Widiyana

(Inspektorat) dan Pak Deni Suherlan (Bappeda). Yang tiga orang ini sudah berembuk, demi untuk mensinergikan program amazing. Dan seluruh SKPD itu setuju kepada Pak Uu,” ucapnya.

Bupati menjelaskan, kalau posisi Plt. itu bisa sampai 6 bulan, namun kewenangannya tidak sama dengan Sekda devinitif.

Sedangkan Penjabat Sekda memiliki kewenangan yang sama persis dengan Sekda devinitif, dengan lama jabatannya hanya 3 bulan dan bisa diperpanjang sampai dilantiknya Sekda
devinitif.

Ditemui ditempat yang sama, Uu terlihat sumringah. Mukanya ceria saat KAPOL menanyakan hal tersebut.

Uu mengungkapkan, kalau dirinya bersama Widiana Ces (Kepala Inspektorat) dan Deni Suherlan (Kadis Bappeda) telah diverifikasi
oleh Bupati, Wakil Bupati dan para Asisten Daerah (Asda) untuk mengisi jabatan
Plt Sekda Garut.

“Saya bersama Pak Widi dan Pak Deni sudah mengikuti verifikasi.
Ini kewenangan Pak Bupati, dan sudah diusulkan ke Provinsi, kita tunggu saja hasilnya,” kata Uu ditemui di halaman Kantor Bupati kemarin.

Dia juga mengatakan siap dan sebagai pejabat ASN, harus siap ditempatkan dimana saja.

“Kan sesuai janji PNS siap ditempatkan di mana saja. Kalau pun saya sekarang memegang dinas yang cukup besar, tapi sebagai seorang ASN wajib melaksanakan tugas. Tidak ada alasan berat, terlalu besar dan sebagainya,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan yang diverifikasi itu, mengenai lamanya bekerja, lamanya menjadi kadis, kapasitas dan lain-lain.

“Ini kan hanya mengisi kekosongan Sekda saja,” katanya. (Dindin Herdiana)***

Komentari