Uus Gantikan Iwan Duduki Kursi Dewan

SINGAPARNA, (KAPOL).-Setelah sekian lama terkatung-katung karena bertepatan dengan agenda Pemilu Gubernur Jawa Barat, akhirnya proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Iwan Kurniawan ke Uus Syamsul Bahri dilaksanakan, Kamis (9/8/2018).

Prosesi PAW dilakukan dengan pelantikan sumpah janji dalam Rapat Paripurna Istimewa pergantian antar waktu sisa masa bakti 2014-2019 di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Uus yang hadir dengan mempergunakan setelan jas hitam berpeci datang bersama rombongan keluarga dan konstituennya. Sementara Iwan Kurniawan yang kini diketahui berpindah partai dan menjadi ketua DPD Partai Berkaya Kabupaten Tasikmalaya tidak hadir dalam PAW tersebut.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya, Ucu Asep Dani mengatakan, perhitungan semula awalnya bulan Juni PAW sudah bisa dilakukan. Akan tatapi karena terhalang agenda Pilgub Jabar sehingga sedikit molor.

Pihaknya mengaku keputusan PAW diambil karena anggota fraksi Demokrat sebelumnya memutuskan pindah partai dan terpaksa pihaknha mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) yang bersangkutan dan mencopotnya dari fraksi Demokrat DPRD kabupaten Tasikmalaya.

“Karena yang bersangkutan sudah berpindah partai, maka kami cabut KTA-nya. Otomatis dari anggota legislatif di fraksi Demokrat-nya harus berhenti,” ujar Ucu.

Sementara itu, Uus Syamsul Bahri mengaku secara normatif siap melaksanakan tugaa partai. Dirinya mengaku momen ini merupakan kehendak Allah SWT. Sehingga ini patut disukuri dan menjadi mandat yang diemban buat masyarakat.

Kesempatan duduk di kursi dewan pun ia persembahkan kepada Almarhum ayahnya yang baru saja meninggal dunia pada 5 Agustus kemarin.

“Kemarin kami dalam situasi berkabung. Namun kami harus tetap tegar dan menjadi salah satu spirit buat kami sekeluarga. Saya berharap bisa menjaga amanah beliau,” ujarnya.

Ia melihat, peran generasi muda di Tasikmalaya belum mampu teroptimalkan. Begitu pula potensi sumber daya alam di masyarakat yang juga sama belum optimal.

Hal itu nampaknya yang bakal ia perjuangkan. Apalagi dirinya membawa nama Kecamatan Sariwangi yang merupakan satu-satunya anggota legislatif dari sana. (Aris Mohamad F)***

Komentari