Volume Sampah di Banjar Capai 30 Ton Per Hari

BANJAR, (KAPOL).- Sampah masyarakat di wilayah Kota Banjar mencapai 30 ton per hari. Setelah melalui proses pemilahan di tempat pembuangan sampah sementara (TPS), terdata seberat 10 ton sampah plastik.

Wali Kota Banjar, Hj.Ade Uu Sukaesih dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, H.Yoyo Suharyono, berharap masyarakat mampu mengendalikan sampah plastik, sesuai tema Hari Lingkungan Hidup tahun 2018 ini “Beat Plastic Pollution” atau “Kendalikan Sampah Plastik”.

“Diantara upaya mengendalikan sampah plastik itu dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan semua lapisan masyarakat mau melakukannya. Karena, lingkungan yang bersih itu mampu memberikan kenyamanan saat bekerja dan beribadah atau aktivitas lainnya,” ujar ujar Hj.Ade Uu Sukaesih disela-sela acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Tingkat Kota Banjar tahun 2018 di aula Setda Kota Banjar, Selasa (7/8/2018).

Dijelaskan dia, pengendalian sampah plastik itu melalui pengelolaan sampah berkelanjutan dengan cara didaur ulang.

Selain itu, dengan mengurangi penimbunan sampah plastik, karena terurainya sampai plastik menjadi tanah diperlukan waktu puluhan tahun.

“Jaga lingkungan diperlukan komitmen bersama. Baik, pemerintah, legislatif, swasta dan stakholder terkait termasuk masyarakatnya itu sendiri. Diyakini jika semua ini sudah berkomitmen jadi pelopor lingkungan hidup, dipastikan segera terwujud lingkungan yang bersih dan sehat. Jika kita jaga alam maka alam jaga kita,” kata Hj. Ade.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, H.Yoyo Suharyono, keberadaan sampah plastik juga membahayakan kehidupan.

Terbukti, ada sejumlah ikan laut yang mati akibat pernapasannya tertutup sampah plastik.

Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar menyatakan kesiapan bekerjasama dengan seluruh sekolah di Kota Banjar, instansi dan masyarakat Banjar, supaya membuang sampah ke bank sampah.

“Saat ini, di Kota Banjar sudah ada 52 bank sampah. Dipastikan sampah yang sudah ditimbang di bank sampah, itu dibayar cash. Teknisnya, kami menjemput sampah itu ke bank sampah yang sudah bekerjasama selama ini,” ucapnya.

Diantara terobosan upaya kendalikan sampah lainnya, dikatakan dia, seluruh karyawan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar diwajibkan membawa sampah yang berasal dari rumah-masing setiap hari jumat.

“Terpenting, pengendalian sampah itu mesti ada kesadaran dahulu dari diri pribadi masing-masing. Selanjutnya, memahami dari sampah itu ada nilai ekonomi dan jika kita kreatif dan mempunyai inovasi dipastikan menghasilkan uang,” titurnya.

Ketua Panitia Pelaksana, sekaligus Kabid Lingkungan Hidup Kota Banjar, Hj. Dwi, acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Tingkat Kota Banjar tahun 2018 di aula Setda Kota Banjar melibatkan guru dan anak sekolah di Kota Banjar dengan harapan sekolah berbudaya lingkungan.

“Saat ini, digelar pameran sekolah berbudaya. Hasilnya, MTSN 2 Banjar, SDN 3 Banjar dan SDN 8 Banjar menjadi juara tingkat Kota Banjar,” ujarnya. (D.Iwan)***

Komentari