Warga Cinyasag Tolak Keberadaan Minimarket

 

CIAMIS,(KAPOL),-Sejumlah warga Dusun Manis Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis mendatangi Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ciamis Selasa (24/4/2018).

Kedatangan mereka mempertanyakan proses perizinan minimarket di wilayahnya, dan menuntut agar mini market tersebut tidak dibuka. Karena dengan adanya minimarket itu, dapat mematikan warung kecil yang ada di sekitarnya.

“Kami menolak keberadaan minimarket alfamart itu. Kalau tetap dibuka kami khawatir omset warung kecil akan turun drastis. Karena konsumen akan terus belanja di minimarket,” ujar Edi Miskadi, salah seorang warga yang juga pedagang.

Menurut Edi, proses perizinan pendirian minimarket itu juga tidak disosialisasikan kepada masyarakat secara menyeluruh. Sehingga banyak yang tidak mengetahui bahkan banyak yang tidak menyetujuinya.

“Kami tetap menuntut minimarket itu tidak dibuka. Kalau tetap dibuka berarti sudah tidak ada nurani bagi pedagang kecil. Untuk itu kami akan tetap memperjuangkan agar tidak dibuka,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Perizinan DPMPTSP Ciamis Agus Yani menjelaskan perizinan IMB minimarket itu sudah turun pada Desember 2017. Sebelumnya telah menempuh proses perizinan sesuai administrasi.

“Semuanya sudah ditempuh dari proses persetujuan tetangga sampai rekomendasi dari Desa dan Camat juga teknis SKPD terkait. Termasuk kuota pendiriannya. Di Panawangan itu jatahnya dua, dan sekarang baru ada satu,” katanya.

Kaitan dengan warga yang mempertanyakan perizinan. Pihaknya akan menanggapi hal itu sebagai sebuah aspirasi masyarakat.

DPMPTSP akan melakukan investigas ke lapangan dan diimbau agar minimarket itu tidak buka dulu, sampai menghasilkan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

“Secepatnya kami akan mengambil solusi terbaik. Agar investor tidak rugi dan masyarakat juga terakomodir,” pungkasnya. (Yogi T Nugraha)***

Komentari