oleh

Warga Tasik Utara Rame-Rame Bersihkan Sungai Ciwalen

PAGERAGEUNG, (KAPOL).- Sungai Ciwalen di Desa Pagersari, Kecamatan Pagerageung, dipenuhi banyak warga dan para pelajar. Mereka membawa karung dan memungut sampah-sampah yang berserakan di sungai tersebut.

Ratusan warga dari berbagai usia di wilayah Tasik Utara tumplek turun ke sungai Ciwalen untuk membersihkan sampah yang berserakan di sungai tersebut Ahad (13/10/2019).

Bukan hanya dari kalangan pelajar dan para pecinta lingkungan saja yang turun ke sungai tetapi juga kaum ibu-ibu ikut terjun memungut sampah.

Satu persatu sampah yang menumpuk di bantaran sungai Ciwalen yang dibagikan hilirnya dimanfaatkan untuk mandi itu dibersihkan dan diangkut dengan menggunakan mobil bak sampah ke lokasi pembuangan sampah.

Sungai yang tadinya kotor kini menjadi bersih.

Ratusan warga tersebut digerakkan oleh Srikandi Sungai Kabupaten Tasikmalaya yang sebelumnya mengedukasi warga dan para pelajar dengan kegiatan sekolah sungai.

Kali ini para peserta sekolah sungai dengan dibantu warga terjun langsung membersihkan sungai.

“Alhamdulillah warga sangat antusias untuk ikut membersihkan sungai dari sampah. Kegiatan ini merupakan praktek lapangan dari kegiatan sekolah sungai,” kata Ketua Srikandi Sungai Kabupaten Tasikmalaya, Tjitjih Kurniasih usai melakukan bersih bersih sungai.

Kata dia para peserta yang hadir sebagai besar para siswa yang sebelumnya mengikuti kegiatan sekolah sungai dan dibantu warga sekitar dan kaum ibu-ibu anggota Srikandi Sungai Kabupaten Tasikmalaya dari berbagai kecamatan di wilayah Tasik Utara.

Dengan terjun langsung ke sungai, kata Tjitjih, diharapkan nantinya lahir generasi muda yang peduli terhadap kebersihan sungai.

Apalagi sungai Ciwalen yang saat ini dibersihkan saluran airnya kerap danfaaatkan warga untuk mandi dan lainnya.

“Kita edukasi siswa dan warga agar memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai. Kami mengharapkan sungai bisa terjaga dari tumpukan sampah,” katanya.

Gerakan bersih- bersih sungai tersebut kata dia akan terus dijadikan program rutin Srikandi Sungai, disamping juga terus memberikan edukasi kepada kaum hawa untuk tidak membuang sampah sembarang apalagi ke sungai.

Sementara itu, Tokoh Lingkungan Tasikmalaya, Asep Hidayat mengatakan sungai menjadi cerminan dari perilaku masyarakat sekitar sungai.

Jika sungainya kotor maka sudah bisa dipastikan masyarakat sekitar sungai juga pribadinya tidak jauh beda dengan sungai.

“Makanya kita himbau agar masyarakat selalu menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah ke sungai. Sayangi sungai karena sungai menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat,” katanya. (KP-03)***

Komentar

News Feed