Ziarah Manah Mengenang Kejayaan Tasikmalaya Lama

TASIKMALAYA, (KAPOL) –
Sejarah Tasikmalaya tidak bisa lepas dari Galunggung. Prasasti Gegerhanjuang menjadi bukti legal formal pertama yang menandai kelahiran Tasikmalaya di masalalu.

Prasasti Gegerhanjuang itu diketahui pada tanggal 13 Badrarada Saka, sama dengan 21 Agustus 1111 Masehi, pemerintahan pertama di Tasikmalaya dipimpin oleh seorang Batari bernama Batari Hyang.

Tidak terasa ternyata usia Tasikmalaya secara keseluruhan, sebelum ada pemisahan Kota dan Kab. Tasikmalaya, sudah berusia 409 tahun.

Jajaran Pemerintah Kab. Tasikmalaya berbondong menuju Desa Linggamulya Kec. Leuwisari Kab. Tasikmalaya tempat didirikannya Monumen Prasasti Geger Hanjuang, Kamis (6/8/2015) pagi.

“Kita sedang ziarah manah mengenang kembali kejayaan Tasikmalaya di masa lalu agar kita bisa terus belajar menjadi lebih baik lagi,” kata Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto dalam sambutannya.
Galunggung adalah kebanggaan Tasikmalaya yang tidak bisa dilepaskan.

Sampai berita ini diturunkan, peringatan hari jadi Tasikmalaya ke 904 ini masih berlangsung. (Imam Mudofar)

Komentari